Memilih sahabat dan Cara Mempergaulinya
Ada perbedaan antara berteman dan berkawan dengan bersahabat.berteman biasanya hanya sekedar saling kenal. Itupun tidak sampai mendalam sekali dan tingkat kedekatana pun sedikit. Sedangkan bersahabat, saling kenal secara mendalam dan interaksinya dekat sekali, juga terjadi saling mempengaruhi secara nilai.
Itulah ada ungkapanya, silahkan berteman dengan siapa saja tapi bersahabat tidak boleh dengan sembarng orang.
Jati diri seseorang dapat dilihat dari dengan siapa ia bersahabat bahkan agama (prinsip dan pola hidup) seseorang dilihat dari agama sahabatnya. Karena itu berhati-hatilah dala memilih sahabat. Sahabat yang baik akan mengantar kepada pintu-pintu kebajikan dan membuka sebanyak mungkin jalan untuk menjadi orang baik dan terhormat. sebaliknya bersahabat dengan orang yang buruk dapat menjerumuskan seseorang kepada kerusakan dan kebinasaan. Ibarat sebuah cermin, pantulan pribadi sahabat bisa menjadi tolak ukur seperti apa diri seseorang sesungguhnya.
Islam memberi panduan bagaimana memilih sahabat dan bagaimana cara mempergauilinya. Kata kunci dalam memilih adalah suka dan tidaknya semata hanya karena ALLAH Ta’ALa semata bukan karena pertimbangan nafsu.
Beberapa catatan bersahabat :
- DEKATI dan PILIH orang yang satu aqiqah untuk dijadikan sahabat; yang jujur dan baik perangainya; yang baik ilmunya, yang taat menjalankan dan memperjuangkan agama;
- JAUHI orang yang kafir; yang banyak berdusta; yang jahil dan kurang akal; yang rakus dunia, fasik, dan munafiq
kamu bijaksana bgt..ya..
Ass…
kataaaaaaaaaaaaaaa ritna anak yg bijak……………………….!!!!ada manja mo…………………………………rit krm c px foto ma c px tmn2 d surabaya do…………………………………………!!!!da yang kren2 k z……………………………?????